ATAS GAN

Monday, 2 January 2017

Tuk Seseorang yang Kucintai


Tuhan, tak salah kan jika aku harus menangisi ketakutan ini???

Aku takut mencintainya terlalu dalam, hingga aku benar-benar tak bisa belajar bagaimana caranya melepaskan dia. Atas lukaku, atas dukaku, atas air mataku, atas kecewaku, atas apa pun ynag mengatasnamakan aku.

Kau tidak bersalah, bagaimana pun itu, biarlah semua ini yang bertanggung jawab adalah aku. Bahagia, tugasmu hanya itu.

Kau tidak perlu mencemaskan aku.
Selama kau baik-baik saja, keadaanku pun sama.

Biarlah lukaku disembuhkan oleh waktu.
Begitu juga dengan rindu.
Karena aku sadar, ada hal-hal yang memang tidak bisa dipaksakan oleh kehendakku, terlebih atasmu.

Andai kau tahu. Aku mencintaimu bahkan lebih hebat dari bayanganmu sendiri. Aku menyayangimu dengan setulus-tulusnya hati. Namun sayangnya kau menutup diri. Kau lebih memilih lari pergi dari sini.

Saat ini, hal terbaik yang bisa kuberi adalah mendoakanmu.
Karena hanya dengan ini aku bisa menyentuhmu.

Dan saat ini aku mengerti alasan Tuhan menciptakan air mata. Karena selain waktu, air matalah yang akan menyembuhkan luka-luka.

Ingatlah..
Di hatikulah sebenar-benarnya kau ada dan di denyut nadikulah sebenar-benarnya kau hidup.

Kunamai kau dengan bintang yang di langit.
(Nara sumber : ‪#Penakecil‬ )

Nah sobat, Walaupun mungkin sekarang cinta yang Anda jalani itu mengundang air mata di pipi Anda, namun Anda perlu percaya karena cinta itu akan membuat Anda bahagia suatu saat nanti, karena Tuhan tidak akan mungkin membiarkan Hambanya dalam keterpurukan hidup jika dia mau berusaha.

Yang memang harus pergi pasti menemukan jalannya sendiri, yang seharusnya kembali pasti menemukan jalannya kesini. Tak akan ada yang bisa tersesat, dalam hati.


No comments:

Post a Comment